Model Pembelajaran Kooperatif

Model Pembelajaran Kooperatif ( Cooperative Learning )


Model Pembelajaran Kooperatif
Bern dan Erickson ( 2001 : 5 ) mengemukakan bahwa cooperative learning ( pembelajaran kooperatif ) merupakan strategi pembelajaran yang mengorganisir pembelajaran dengan menggunakan kelompok kecil dimana siswa bekerja sama untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sedangkan menurut ( Depdiknas, 2003: 5 ) cooperative learning ( pembelajaran kooperatif ) merupakan strategi pembelajaran melalui kelompok kecil siswa yang saling bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan belajar.


( Komalasari 2010 ) didalam bukunya mengatakan Model Pembelajaran Kooperatif meliputi antara lain kepala bernomor, skrip kooperatif, tim siswa kelompok prestasi, berpikir berpasangan berbagi, model jigsaw, melempar bola salju, tim TGT, kooperatif terpadu membaca dan menulis,dan dua tinggal dua tamu.

 

Model Pembelajaran Kooperatif

1. Numbered Heads Together ( Kepala Bernomor ) dari Spancer Kagan ( 1992 )

Langkah-langkah Model  Pembelajaran Numbered Heads Together ( Kepala Bernomor ) adalah 
sebagai berikut :
  1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
  2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya
  3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya
  4. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka
  5. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain
  6. Kesimpulan

2. Cooperative Script ( skrip kooperatif ) dari Dansereau CS ( 1985 )

 
Langkah langkah model pembelajaran Cooperative Script ( skrip kooperatif ) adalah sebagai berikut :
  1. Guru membagi siswa untuk berpasangan
  2. Guru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan
  3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar
  4. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya.
  5. Sementara pendengar :
  • Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap
  • Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya
6. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti diatas. 
7 Kesimpulan Siswa bersama-sama dengan Guru 
7. Penutup

3. Student Teams Achievement Divisions ( STAD ) ( Tim Siswa Kelompok Prestasi ) dari Slavin ( 1995 )
 

Langkah-langkah Model Pembelajaran  STAD ( Student Teams Achievement Divisions ) adalah sebagai berikut :
  1. Membentuk kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, dll)
  2. Guru menyajikan pelajaran
  3. Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok. Anggotanya tahu menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.
  4. Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu
  5. Memberi evaluasi
  6. Kesimpulan

4. Think Pair and Share ( Frank Lyman, 1985 )

Langkah-langkah Model Pembelajaran Think Pair and share 
adalah sebagai berikut :
  1. Guru menyampaikan inti materi dan kompetensi yang ingin dicapai
  2. Siswa diminta untuk berfikir tentang materi/permasalahan yang disampaikan guru
  3. Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok 2 orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing
  4. Guru memimpin pleno kecil diskusi, tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya
  5. Berawal dari kegiatan tersebutmengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diuangkapkan para siswa
  6. Guru memberi kesimpulan
  7. Penutup
5. Jigsaw ( Model Tim Ahli ) dari Aronson,Blaney, Stephen, Sikes,dan Snapp ( 1978 )

Langkah-langkah Model  Pembelajaran jigsaw  adalah sebagai berikut :

  1. Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim
  2. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda
  3. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan
  4. Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka
  5. Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh
  6. Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
  7. Guru memberi evaluasi
  8. Penutup 

6. Snowball Throwing ( Melempar Bola Salju )

 
Langkah langkah model pembelajaran Snowball Throwing adalah sebagai berikut :
  1. Guru menyampaikan materi yang akan disajikan
  2. Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi
  3. Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya
  4. Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar kertas kerja, untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok
  5. Kemudian kertas tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama ± 15 menit
  6. Setelah siswa dapat satu bola/satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian
  7. Evaluasi
  8. Penutup
7. Team Games Tournament ( TGT )

 
Langkah-langkah Model Pembelajaran Team Games Tournament ( TGT ) adalah sebagai berikut :
  1. Mengajar: Guru menyampaikan materi
  2. Belajar kelompok: siswa belajar dengan menggunakan lembar kerja dalam kelompok untuk menguasai materi.
  3. Turnamen: siswa memainkan pertandingan akademik dalam regu yang berkemampuan homogen, masing-masing meja turnamen berisi 3 anggota.
  4. Penghargaan kelompok: skor kelompok dihitung berdasarkan skor anggota kelompok turnamen, dan kelompok baru diakui bila dapat melampaui kriteria minimal.

8. Cooperative Integrated Reading and Composition ( CIRC ) ( Kooperatif Terpadu Membaca dan Menulis ) dari Steven dan Slavin ( 1995 )
Langkah-langkah Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition ( CIRC ) adalah sebagai berikut :
  1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang yang secara heterogen
  2. Guru memberikan wacana/kliping sesuai dengan topik pembelajaran
  3. Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana/kliping dan ditulis pada lembar kertas
  4. Mempresentasikan/membacakan hasil kelompok
  5. Guru membuat kesimpulan bersama
  6. Penutup

9.Dua Tinggal Dua Tamu ( Two Stay Two Stray ) Spancer Kagan 1992

Langkah-langkah Model Pembelajaran Dua Tinggal Dua Tamu ( Two Stay Two Stray ) adalah sebagai berikut :
  1. Siswa bekerja sama dalam kelompok berempat seperti biasa
  2. Setelah selesai, dua orang dari masing-masing bertamu kedua kelompok yang lain
  3. Dua orang yang tinggal dalam kelompok bertugas membagikan hasil kerja dan informasi mereka ke tamu mereka
  4. Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan temuan mereka dari kelompok lain
  5. Kelompok mencocokkan dan membahas hasil kerja mereka
 Semoga Model pembelajaran kooperatif diatas bisa bermanfaat. Maju terus pendidikan Indonesia.

sumber : Komalasari Kokom. 2010. Pembelajaran Kontekstual. Bandung: PT Refika Aditama


Dengan memasukan alamat email Anda dibawah ini, berarti Anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari www.hayardin.com di inbox E-mail anda

Enter your email address:


Delivered by FeedBurner

Silahkan Masukkan Alamat Email Anda dibawah ini Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru dari www.hayardin.com di Inbox E-mail Anda :

2 Responses to "Model Pembelajaran Kooperatif"

  1. masih perlu penambahan materi pada masing2 modelnya gan... misalnya TGT permainannya tdk mudah loh, ada banyak persyaratan dan pengerjaan guru dan murid yang harus lengkap detil permainannya dsb...

    thx
    rij_hack

    BalasHapus
  2. terimakasih atas masukannya bang rijal,,,nanti saya usahakan untuk update model pembelajarannya,,,

    BalasHapus

Terimakasih Sudah Membaca Artikel Dalam Blog www.hayardin.com

Silahkan Tinggalkan Komentar Karena Komentar Anda adalah inspirasi saya untuk membuat goresan dalam blog ini...

Saya akan sangat berterima kasih dan menghormati Anda jika tidak melakukan SPAM. Kritik dan saran yang membangun akan saya terima dengan senang hati...

Salam SUKSES !

Hayardin, S.Pd