Humor

Tukang Obat
Pada suatu hari ada seorang penjual obat di trotoar yang memasang iklan bahwa obat yang dijualnya bisa menyembuhkan 1000 macam penyakit.

Setelah melihat iklan yang dipasangnya, seorang ibu datang dan bertanya kepada penjual obat tersebut, "Apakah benar obat ini bisa menyembuhkan 1000 macam penyakit ??". Maka sang penjual obat itu pun meyakinkan ibu tersebut dengan berkata, "Oh tentu saja bu, obat ini manjur dan akan menyembuhkan penyakit ibu dengan instant". Maka ibu tersebut membeli obat tersebut.

Setelah beberapa hari ibu tersebut kembali pada penjual oba tersebut. "Bang, katanya obatmu bisa menyembuhkan 1000 macam penyakit, saya sudah meminum obatnya, kok penyakit saya belom sembuh ??", tanya ibu tersebut. Lalu penjual obat itu dengan santainya berkata, "Oh mungkin penyakit ibu itu penyakit yg ke-1001 ".

Harus naik gaji
"Boss harus menaikkan gaji saya, kata Ali kepada Bossnya, "Saat ini ada 3 perusahaan yang sedang mengejar saya!"

"Apa betul??" kata Bossnya. "Perusahaan apa??"

"Perusahaan listrik, perusahaan telepon, perusahaan air, Boss ...!"

Kepala Polisi Tidak Pakai Sepatu
Ari : "Kemarin, saya lihat liputan di TV, di Inggris ada pameran sepatu terbesar lho... lebih tinggi dari ukuran manusia dewasa. Bisa loe bayangin...??"

Budi : "Ah... itu sih biasa. Loe tau gak, Kepala Polisi di Belanda pada enggak pakai sepatu!!!"

Ari : "Gak mungkin... yang bener loe...??"

Budi : "Iya lah, masak Kepala Polisi pakai sepatu? Sepatu itu makainya ya di kaki!"

Ari : "??!!..."

Kenapa Indonesia ga maju
Bertahun-tahun, saya heran kenapa sih Indonesia "Tidak maju-maju" meski sudah merdeka 56 tahun. Tapi sekarang... saya sudah tahu alasannya.

Berdasarkan data statistik :
  1. Jumlah penduduk Indonesia ada 237 juta. 104 juta diantaranya adalah para pensiunan. Jadi yang kerja cuma 133 juta.
  2. Jumlah pelajar dan mahasiswa adalah 85 juta. Jadi tinggal 48 juta orang yang kerja.
  3. Yang kerja buat pemerintah pusat jadi pegawai negeri ada 29 juta. Jadi tinggal 19 juta yang kerja.
  4. Ada 4 juta yang jadi ABRI dan polisi. Jadi tinggal 15 juta yang kerja.
  5. Ada lagi yang kerja di pemerintahan daerah dan departemen2x jumlahnya 14,800,000. Jadi sisanya tinggal 200,000.
  6. Yang sakit dan dirawat di Rumah Sakit di seluruh Indonesia ada 188,000. Jadi sisa 12,000 orang saja yang kerja.
  7. Ada 11,998 orang yang di penjara. Jadi tinggal sisa dua orang saja yang masih bisa kerja. Siapa mereka ???

Yaa... tentu saja SAYA dan ANDA !!
Tapi kan...ANDA 'kan lagi main-main dengan komputer didepan anda.
Jadi tinggal SAYA SENDIRI YANG KERJA!!!!!!!
Pantes aja kalau begini Indonesia tidak maju-maju.......................

Guru Kreatif
Pak Asikin, seorang Guru SD yang kreatif namun pelupa, suatu saat mendongeng pada murid-muridnya. " Anak-anak .... Di sebuah hutan di suatu masa ada pemuda yang suka berburu bernama Malin Kundang ..." Seorang muridnya yang kritis, tahu kalau Pak Asikin keliru, sehingga ia menyela "Maaf, Pak ... Pemburu itu "kan mestinya bernama ...."

"Sssttt .... Jangan memotong dulu ... Kalau mau bertanya nanti saja ..." sergah Pak Asikin. "Nah, saya teruskan ya ... Suatu hari si Malin Kundang sedang berburu, dan di tengah hutan ada suatu telaga. Nah di tengah telaga itu dia melihat 7 bidadari sedang mandi .... Dia pun mengintip ke-7 bidadari itu dari balik sebuah pohon besar"

Sementara murid-muridnya mulai senyam-senyum, sadarlah Pak Asikin bahwa ia keliru. Tapi ia terlalu gengsi untuk mengakui kesalahannya. Setelah berpikir sejenak, ia pun mendapat ide ....

"Namun kemudian salah seorang bidadari terkejut melihatnya dan berseru : Hei Malin Kundang, ngapain kamu di situ .... Seharusnya "kan Jaka Tarub yang ngintip kami di situ ..... "

PENCAK SILAT
Satu ketika teman saya pulang kerja, tapi ia salah memasukkan nomor alarm karena lupa. Tiba-tiba polisi datang, karena nomor yang dimasukkan salah maka alarm secara otomatis langsung terhubung ke 911.

Polisi bertanya dari mobilnya sambil senapan diarahkan kepada teman saya, katanya, "Where do you come from, Sir?"

Teman saya menjawab, "Indonesia Sir!"

Kebetulan si polisi ini waktu ia dinas di California sempat belajar pencak silat sama orang indonesia. Kemudian polisi ini bertanya, "Do you know pencak silat?"

"Yes, Sir!" teman saya menjawab sambil ketakutan, "PANCASILA: Satu, Ketuhanan Yang Mahaesa, Dua .... (dst.)"

Sekilat Info
Sebuah koran lokal Bandung baru-baru ini memberikan bahwa ADA seorang pemuda yang berpenampilan bak DEWA dengan salah satu GIGI depannya terbuat dari JAMRUD, secara NAIF menggunakan bahasa SLANK berusaha membeli POTRET Inul dengan bingkai yang ber-WARNA COKELAT, di pusat pembelanjaaan BIP, Bandung. Selanjutnya diketahui juga bahwa beberapa saat kemudian, PASS jam SATOE siang, sang pemuda yang mengaku bernama PETERPAN itu diketahui memesan PADI yang sudah berubah menjadi menjadi nasi hangat lengkap dengan lauk-pauknya plus es MOCCA yang jelas-jelas tidak mengandung ELEMENT CAFFEINE. Jelas, SEUERIUS tidaknya berita ini, tergantung persepsi Anda masing- masing !!!

Uji Uang Palsu
Banyaknya pemalsuan di negara kita mengharuskan kita waspada. Di bawah ini ada beberapa tips untuk mengetes keaslian uang rupiah dengan cara yang gampang sekali.

# Mengetes uang Rp 100.000 - 50,000 dan 20,000 an
  1. Lipat menjadi 4 bagian secara simetris memanjang
  2. Tekan uang tersebut dengan perasaan secukupnya
  3. Buka perlahan-lahan lipatan uang tsb
  4. Bila kacamata Bung Hatta,WR Supratman atau Ki Hajar pecah berarti palsu
  5. Khusus 50.000 an, periksa teks lagunya, kalau bukan Indonesia raya pasti palsu

# Mengetes uang Rp. 10,000
  1. Lipat menjadi 4 bagian secara memanjang
  2. Tekan uang tersebut dengan tekanan secukupnya
  3. Kalau uangnya jadi basah karena kawahnya tumpah; atau kalau konde Cut Nyak lepas berarti palsu

# Untuk uang Rp.5000
  1. Ambil sisir rambut di rumah, kemudian gesekkan pada uang tersebut.
  2. Apabila jenggot Imam Bonjol rontok berarti palsu. Apabila tambah panjang berarti palsu juga!!

# Untuk ngetes palsu-tidaknya seribuan - 1.000
Cari SD Negeri terdekat, cukup taruh di trotoar depan sekolah, kalau hilang berarti asli....

# Uang 500 an kertas agak susah dites, karena anak-anak SD aja sudah nyuekin, satu-satunya cara adalah remes kenceng2, kalau monyetnya teriak berarti palsu.

Si Ucok dan kereta api
Ada seorang pemuda di daerah Sumatera Utara sana, kebetulan sedang nonton film di bioskop di daerahnya.

Salah satu adegan di film itu adalah seorang gadis bahenol yang sedang berusaha membuka bajunya... setelah itu dilanjutkan dengan membuka kaos dalamnya... dan tibalah pada adegan dimana gadis itu harus membuka juga BH-nya. Namun sebelum gadis itu berhasil membuka BHnya, tiba-tiba ada kereta api yang lewat dan menutupi si gadis. Setelah kereta api berlalu si gadis ternyata sudah berpakaian lengkap kembali.

Kecewalah si Ucok, setelah beberapa saat sempat menahan dentuman jantungnya.

Esoknya, si Ucok datang lagi, beli karcis lagi, nonton lagi film yg sama. Dan... kecewa lagi. Tanpa kenal kata menyerah, esoknya pun dia masih nonton lagi.. sampai beberapa hari.

Tukang karcis yang melihat Ucok, sampai2 hapal wajah si Ucok, karena penasaran maka di tanyalah si Ucok kita ini.

"Hey Lay.... Kalo tidak salah, sudah kau tonton pilem ini berkali-kali..? Kenapa masih datang juga?"

"Ah benar kali itu bang..., tapi aku yakin bang... suatu saat, kereta api keparat itu pastilah terlambat", jawab si Ucok penuh nafsu.

Beda kelamin
Tiga cowok temen kuliah ketemu di sebuah cafe.
Bejo : Eh, Blo, kalo gak salah dulu kamu pacaran sama Dewi. Kenapa gak jadi menikah?
Tablo : Ortuku nggak setuju. Beda agama. Eh, kamu sama Cintya, gimana?
Bejo : Ortuku gak setuju. Beda etnik.
Temen ketiga, Jeko diam. Tablo dan Bejo menatapnya. Berdua tanya, "Eh, Ko, gimana hubunganmu sama Karen Katanya bubar juga, kenapa?
Jeko menarik napas : beda kelamin...!


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Humor"

Posting Komentar

Terimakasih Sudah Membaca Artikel Dalam Blog www.hayardin.com

Silahkan Tinggalkan Komentar Karena Komentar Anda adalah inspirasi saya untuk membuat goresan dalam blog ini...

Saya akan sangat berterima kasih dan menghormati Anda jika tidak melakukan SPAM. Kritik dan saran yang membangun akan saya terima dengan senang hati...

Salam SUKSES !

Hayardin, S.Pd